Langsung ke konten utama

Postingan

BAB I Pendahuluan Kriktik Arsitektur

BAB I PENDAHULUAN Peningkatan devisa negara adalah hal yang penting untuk keberlangsungan pembangunan negara, sehingga pemasukan devisa seharusnya ditingkatkan. Cara peningkatan devisa negara salah satunya adalah melalui jalur pariwisata. Bisnis perhotelan merupakan salah satu peluang untuk mengembangkan pariwisata. Dalam upaya mengembangkan dunia kepariwisataan, hotel merupakan unsur pendukung yang sangat dominan. Sebuah bangunan, termasuk hotel harus memenuhi tiga kriteria pokok arsitektur yakni fungsi, estetika dan kekuatan. Untuk memenuhi kriteria tersebut diperlukan faktor-faktor pendukung diantaranya waktu, tempat, teknologi dan lain-lain. Perancangan sebuah hotel perlu mempertimbangkan dua aspek utama pada perancangan   bangunan   komersial,   yaitu   efisiensi   dan   kenyamanan.   Efisiensi dan kenyamanan merupakan faktor utama yang dibutuhkan sebuah hotel dan menjadi tanggung jawab dasar atas berjalannya bisnis hotel. Dua   asp...

BUKCHON HANOK VILLAGE

BUKCHON HANOK VILLAGE I.                    INTRODUCTION & HISTORY Bukchon Hanok Village ( Hangeul: 북촌 한옥마을 ) adalah sebuah kampung rumah tradisional Korea (hanok) di Seoul, Korea Selatan. Bukchon berarti “ Kampung Utara ” dikarenakan berlokasi di sebelah utara Kali Cheonggye (Cheonggyecheon) dan Jongno. Desa ini terletak di antara 2 istana paling indah di kota, yaitu Gyeongbokgung dan Changdeokgung. Ha nok ( Hangeul: 한옥 ) berarti rumah tradisional . Tidak seperti desa tradisional lainnya, Bukchon tidak dibangun untuk wisatawan. Di sinilah kelas penguasa hidup selama Dinasti Joseon dan beberapa keturunan aristokrasi masih berada di sini. Kampung Hanok Bukchon memiliki lorong-lorong yang sempit dan menampilkan suasana kota Seoul pada masa lalu. Rumah-rumah para bangsawan di kampung ini masih terpelihara dengan baik, dan beberapa di antaranya menawarkan penginapan bagi wis...

BAB IV. Hukum Pranata Pembangunan Dalam Pelanggaran IMB

1.        SOLUSI IMB diterbitkan atas setiap perencanaan teknis bangunan gedung yang telah memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung. Apabila dalam pelaksanaan pembangunan bangunan gedung terjadi ketidaksesuaian terhadap IMB dan/atau menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, maka pengawas pelaksanaan wajib menghentikan sementara pelaksanaan pembangunan bangunan gedung serta melaporkan kepada Dinas. Jika terbukti ada ketidaksesuaian, setiap pemilik bangunan gedung, pengguna bangunan gedung, penyedia jasa konstruksi bangunan gedung dapat dipidana dan juga dapat dikenakan sanksi administrasi. Mengenai tidak sesuainya suatu bangunan gedung dengan IMB yang diberikan, Pasal 44 UU Bangunan Gedung menyatakan sebagai berikut: “ Setiap pemilik dan/atau pengguna yang tidak memenuhi kewajiban pemenuhan fungsi, dan/atau persyaratan, dan/atau penyelenggaraan bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam undang-undang ini d...